Tim Capstone Prodi Ilmu Komputer Luncurkan “ScanEats”: Sistem Menu Digital QR Code untuk Tingkatkan Layanan Cafe “Rumah Bapak”
Dalam rangka menyelesaikan mata kuliah Capstone Project di bawah bimbingan Ibu Mustika, S.Kom., M.Kom., enam mahasiswa Prodi Ilmu Komputer Universitas Muhammadiyah Metro berhasil menciptakan ScanEats, sebuah sistem menu digital berbasis QR code yang kini diterapkan secara resmi di Cafe “Rumah Bapak”, Metro Timur.
Nama ScanEats dipilih sebagai perpaduan dari dua kata:
Scan = merepresentasikan kemudahan akses hanya dengan memindai QR code
Eats = menegaskan fokus pada pengalaman makan yang lebih baik, lebih cepat, dan lebih informatif.

Tim Pengembang ScanEats
Rasuna Nabila Fatin (23430008) berperan sebagai Ketua Tim yang bertanggung jawab dalam koordinasi dan manajemen proyek secara keseluruhan.
Dina Febriyanti (23430007) berperan sebagai Developer dengan fokus pada implementasi frontend dan responsivitas sistem.
Reni Oktaviani (23430011) berperan sebagai Developer yang menangani logika interaksi serta manajemen keranjang.
Resti Mega Adelia (23430027) berperan sebagai UI/UX Designer yang bertanggung jawab atas desain visual dan arsitektur informasi.
Tata Puspita Dewi (23430031) berperan dalam Dokumentasi, meliputi analisis kebutuhan dan evaluasi pengguna.
Alya Arizqi (23430143) berperan sebagai Promotor yang menangani sosialisasi, komunikasi mitra, serta branding ScanEats.
Tim bekerja kolaboratif selama 12 minggu: mulai dari observasi lapangan, desain mockup, pengembangan, uji coba, hingga pelatihan penggunaan kepada staf cafe.
Fitur Unggulan ScanEats
ScanEats dirancang bukan hanya sebagai “menu digital”, tapi sebagai pengalaman pemesanan yang utuh dan manusiawi:
Akses instan: Scan QR code di meja → langsung ke menu, tanpa instalasi app
Gambar utuh, tanpa cropping — komitmen Resti (Designer) & Dina–Reni (Developer), didukung Rasuna sebagai penjaga kualitas, agar pelanggan tidak kecewa saat hidangan tiba
Rekapan harian otomatis: Pesanan dikelompokkan per tanggal (misal: 17 Des 2025), memudahkan staf dalam daily recap — ide dari wawancara Tata, divalidasi bersama Rasuna dan staf café
Minimalis & hangat: Palet warna beige–cokelat–emas yang selaras dengan nuansa “rumahan” Rumah Bapak — dipilih oleh Resti dan disetujui Rasuna setelah presentasi ke pemilik
Ramah semua usia: Tombol besar, teks jelas, animasi feedback halus — hasil uji coba Tata & Alya, dengan arahan Rasuna untuk prioritas inklusivitas
“Yang paling sering kami dengar dari pelanggan tua: ‘Gambarnya kelihatan beneran, jadi aku yakin ini makanannya kayak gini.’ Itu yang bikin kami yakin: desain itu soal empati, bukan estetika semata.”
- Resti Mega Adelia, UI/UX Designer
Filosofi di Balik ScanEats
Sebagai ketua tim, Rasuna Nabila Fatin memaknai ScanEats lebih dari sekadar tugas akhir:
“ScanEats bukan cuma proyek teknis ini bukti bahwa ilmu komputer, ketika dipadukan dengan empati, desain, dan kerja tim, bisa jadi alat pemberdayaan. Kami tidak memaksakan teknologi. Kami dengar dulu kebutuhan pemilik, amati cara kerja staf, lalu baru rancang solusi yang benar-benar nyambung. Itulah yang kami pelajari selama capstone: computing with conscience, komputasi yang berakal budi, berpihak pada manusia.”
Nama ScanEats juga sengaja dibuat brandable, bukan hanya untuk satu cafe, tapi bisa dikembangkan sebagai template solusi untuk UMKM kuliner lain di Lampung dan sekitarnya.